Kusentuh Dan Kuraba Paha Mulus Teman Kantorku Hingga ke Pangkal Paha
Cerita Seks Terbaru, Cerita Dewasa
Hot, Cerita Mesum Seru - Cerita ini adalah
cerita dewasa terbaru bergambar Ruang Kantor Menjadi Saksi Bisu Keindahan Permainan Seks
Tika, kini ada cerita sex mesum Kusentuh Dan
Kuraba Paha Mulus Teman Kantorku Hingga ke Pangkal Paha, selamat membaca.
Kejadian ini kira-kira pada bulan Juli 2014 tepatnya di ruang kantorku. Aku
mempunyai
teman kantor, namanya Lisa sedikit gambaran tentang Lisa ini ,
keturunan
chinese dengan tinggi 165 berat 55 kg , jadi sepintas kelihatan
agak
semook tapi sexy banget , apalagi kalau lihat bokongnya wuiiih pasti
ke
bayang-bayang dehh… .
|
|
|
Kusentuh Dan Kuraba Paha Mulus Teman Kantorku Hingga
ke Pangkal Paha
|
Kebetulan
Lisa ini orangnya baik banget sama aku, setiap dia pergi dari
luar
kota maupun dari luar negeri pasti dia bawa oleh-oleh buatku.
Sebetulnya
aku tidak punya perasaan macam-macam sama Lisa, tapi berhubung
keadaan
, situasi mendukung maka terjadilah perselingkuhanku dengannya.
Lisa minta tolong sama aku untuk diajarkan mengirim e-mail untuk kekasihnya
yang
ada di luar negeri,dan aku bilang ” ok nanti aku ajarin setelah jam
pulang
kantor di ruanganku ” dan Lisa jawab ” ok nanti kalau sudah jam
pulang
aku menuju ruanganmu ..”
Sekitar jam 17:15 Lisa sudah datang diruanganku , kebetulan (kebetulan
terus )
seisi ruanganku sudah pada pulang semua. Aku duduk di kursi sambil
mengahadap
ke Computer , sedangkan Lisa ada disebelah kiriku dengan seksama
dia
memperhatikan apa yang kuajarkan.
Tangan kananku ada pada mouse
sedangkan
tangan kiri kuletakkan di paha kiriku. Lisa memepetkan badannya
untuk
melihat apa yang ada di layar monitor tanpa sengaja paha kanannya
tersentuh
tangan kiriku. Sebetulnya waktu itu aku tidak punya perasaan
apa-apa
, karena aku pikir kita teman baik dan Lisa orangnya juga baik
sekali.
Setelah bersentuhan kulirik pahanya yang putih mulus dan terasa gentaloku
menyesakkan
celana katunku. Lumayan juga aku mengajari Lisa untuk send &
receive
e-mail jam telah menunjukkan pk 18:00 , seluruh karyawan kantor
sudah
pada pulang semua tinggal aku berdua dengan si Lisa.
Maka kuberanikan untuk menyentuh paha putih yang muluuus itu
dengan
sangat perlahaaan sekali, aku takut kalau Lisa nanti marah bisa
gawat
soalnya namanya juga teman. eh eh ternyata si Lisa diam saja dan pura
- pura
tanya bagaimana cara membuka home page yang di internet. Aku gembira
setengah
mati karena kusangka dia pasti marah atau paling enggak negur aku
karena
berani menyentuh pahanya yang putih.
Sekitar 2 menit aku elus - elus
pahanya
terus kunaikkan jari-jariku sedikit demi sedikit keatas menuju
pangkal
pahanya and Lisa mulai merem sambil tanganya merangkul pundakku
sambil
tetap berdiri disebelahku , akupun masih tetap duduk pura- pura
memandangi
layar monitor , karena bagaimanapun baru kali aku melakukan
perselingkuhan.
Ujung jari tengahku menyentuh pangkal paha dan merasakan
sekumpulan
rambut hitam yang agak lembab dan masih di tutupi oleh celana
dalam,
Lisa mendesah sambil mengucapkan ‘ mas Ton kok kamu lakukan padaku
??
….
” Apakah kamu belum pernah melakukan yang seperti ini ???, kalau
memang belum
pernah aku akan stop dan tidak akan melakukan ini padamu ..”
dan aku
juga minta maaf apa yang telah kuperbuat padamu ..”
Ternyata
Lisa diam aja matanya merem lagi sambil mendesah , sementara aku
berkata
tadi jari tengahku sudah melewati celah celana dalamnya sehingga
menyentuh
bibir kemaluannya.
Kuteruskan tanganku bergeriya dan ku gesek-gesekkan di clitorisnya, kira -
kira 15
menit aku bermain lubang & bibir kemaluannya , sambil setengah
sadar
diberkata”aduh…geliii.., geliii.. mas Tooon…” tanpa kusadari
tangan
dan celana dalam Lisa sudah basah berlendir, tangannya rapat
memegang
pundakku dan mulut kami telah beradu, sambil saling mengulum ,
Keadaan
masih seperti semula aku duduk sedangkan Lisa setengah
membungkukkan
badannya dengan lidah saling menari , mendesah tanpa rasa
canggung
lagi sementara tanganku masih bergerilya di lubang kemaluannya.
Tangan kanannya kubimbing kearah celana katunku dan kubuka resleting celana
dan
juga celana dalam sebatas paha , maka tersembulah burungku keluar
dengan
berdiri tegak siap untuk diapain aja ( pokoknya jangan di potong ).
Kusuruh
Lisa untuk memegang plus mengelus- elus burungku secara perlahan,
sementara
aku sudah napsu buanget
kuraih celana dalamnya dan kutarik rok span kantornya keatas ( di perut )
kududukan
di meja hadapanku kubuka kancing bajunya kuraih juga tali pengait
BH nya
maka sudah lengkaplah yang ada di depan hidungku ini, sambil tetap
kukulum
mulutnya hingga turun ke leher kujilati semuanya sampai pada
akhirnya
ke puncak gunung kembarnya , Lisa mengerang keenakkan .
Tangan Lisa tetap meremas dan mengelus burungku. setelah agak lama aku menyusu,
lalu
kubisikan kepadanya ” Lisa bagaimana kalau burung ku masuk ke
sangkarnya
..? ” . ” Lisa belum pernah melakukannya mas Toonn., Lisa takut
…
Oh ternyata si Lisa ini masih virgin , belum pernah kemaluannya dimasukin
oleh
benda tumpul. Memang aku punya prinsip melakukan asal suka sama suka
dan
tidak merusak masa depan seseorang dan lagi aku masih takut untuk
melangkah
lebih jauh .
Tapi berhubung aku sudah nggak ku-ku ( kuat ) maka
kusuruh
Lisa untuk mengulum burungku, kuturunkan Lisa dari atas meja dan
jongkok
di bawah meja sambil kubimbing mulutnya untuk mengulum burungku.
Pertama-tama
dia agak ragu-ragu karena menurut pengakuannya belum pernah
Lisa
melakukan ORAL.
Kukatakan padanya bahwa nggak apa-apa asal air maninya
jangan
di telan. Akhirnya dengan perlahan bibirnya mengecup ujung dari
burungku
dan dengan sangat berhati - hati dimasukkannya burungku ke dalam
mulutnya.
Kusuruh ia bervariasi untuk menjilati batang kemaluan dari ujung
lubang
kemaluan sampai buah pelirku .
Kira - kira 15 menit Lisa mengulum burungku sambil kupegang kepalanya dan
kadang
ku pelintir pentil susunya.
Setelah
15 menit aku merasa ada yang mau keluar dari mulut burungku. Aku
berkata
” Lis… aku sudah mau keluaaarrr… ”
Dia lepas mulutnya dari burungku dan aku suruh dia ngocok burungku, maka
muncratlah
air maniku membasahi buah dada dan perutnya, aku mendesah
keenakan
” sshh……” , sambil bersandar di kursi saking enaknya. Setelah
itu
Lisa berdiri dan membenahi BH dan CD nya dan baju serta rok spannya
walaupun
sudah agak awut-awutan.
Pada waktu itu jam telah menunjukkan pk 20:10, aku menawarkan jasa untuk
mengantarnya
sambil mengucapkan terima kasih dan tak lupa ku remas
bongkahan
pantatnya yang sexy.
Kuantar Lisa pulang dengan mobilku dengan hati dan rasa yang puas sekali,
yang
kebetulan rumah nya tidak begitu jauh dari kantor dan satu arah dengan
aku
menuju pulang.
Demikianlah kisahku dengan Lisa , hubunganku terus berlanjut tapi hanya
sebatas
oral and oral aja kami lakukan di kantor juga dimobil terkadang
juga
chek in di hotel ,tapi tidak sampai lebih dari itu karena aku tidak
mau
merusak masa depannya dan juga aku belum pernah bersetubuh dengan
perempuan
lain selain istriku.
Lisa juga senang dengan apa yang kulakukan
padanya
, walaupun sebenarnya kita tidak punya rasa saling cinta hanya saja
iseng
belaka tapi mempunyai makna yang uuuueeeenaakk tenaaan….. and bebas
penyakit. END
RSS Feed
Twitter
08.42
Unknown

0 komentar:
Posting Komentar